5 Hama yang paling berbahaya di dunia dan cara untuk mengatasinya

Hama berbahaya di dunia – Semua mahkluk hidup di di bumi diciptakan dengan keunikan dan keragaman masing-masing, dan tentunya memiliki peranan masing-masing di dalam ekosistem.

Meskipun tampak remeh dan kecil, namun semua mahkluk hidup memiliki fungsinya di dalam tatanan hidup.

Kita juga mengenal istilah simbiosis, yang mendeskripsikan bagaimana hubungan antara satu individu organisme dengan individu lainnya, apakah saling menguntungkan, atau yang satu merugikan yang lainnya.

Di dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, manusia tentu melakukan berbagai aktivitas.

Dan ketika melakukan aktivitas tertenut, pastinya ada gangguan dari luar, entah dari manusia lain atau dari binatang dan tumbuhan.

Hewan penganggu manusia disebut juga sebagai hama, yang bisa menimbulkan kerugian seperti merusak tanaman, membawa penyakit dan membuat polusi.

Apabila tidak segera diberantas, hama-hama ini bisa saja membawa kerugian dan bahkan membawa penyakit yang bisa mematikan.

Apa saja hama yang paling berbahaya di dunia? Berikut 5 hama yang paling berbahaya di dunia dan cara untuk mengatasinya.

Rayap

Rayap merupakan hewan sejenis  kecoa, yang bisa merusak tanaman dan jenis kayu-kayuan.

Rayap dengan populasi yang besar bisa membawa kerusakan yang cukup fatal, karean rayap juga memiliki sifat yang rakus.

Baca Juga : 7 Cara meninggal paling aneh di dunia

Rayap dapat ditemukan di daerah yang lembap, dan secara penelitian rayap ada dimana-mana termasuk di Antartica yang dingin.

Rayap sudah ada sejak era purbakala. Ratu rayap bisa hidup sampai 50 tahun.

Cara untuk membasminya adalah dengan pestisida kimia semprotan atau dengan kapur barus, dengan memancing rayap menggunakan putih telur, atau susu.

Kutu

Kutu adalah spesialis parasit, yang ternyata menyedot darah manusia dan jenis-jenis binatang. Kutu betina bisa mengeluarkan 2,000 telur di sepanjang hidupnya.

Kutu sendiri biasanya membuat inang parasitnya merasa gatal-gatal. Kutu bisa meloncat 50 kali lipat dari ukuran tubuhnya, yang berukuran sekitar 3 mm.

Kutu bisa membawa wabah penyakit kepada kebanyakan binatang ternak. Manusia bisa terkena borok jika terkena kutu dan tidak cepat ditangani.

Cara untuk membasmi kutu adalah dengan sering-sering membersihkan diri, mengganti pakaian dengan rutin, dan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

Untuk ternak tentu saja dibutuhkan vaksin dan semprotan pembasmi kutu.

Lalat Tsetse

Lalat pikat yang satu ini berbahaya, karena bisa menghisap darah dalam jumlah yang besar, dan menyebabkan kematian lebih dari 500.000 orang.

Lalat tsetse berasal dari Afrika, tersebar di Gurun Sahara, dengan anatomi tubuh yang sama dengan lalat pada umumnya.

Baca Juga : Oh lala kuntilanak, sundel bolong dan vampire

Lalat tsetse banyak menyerang manusia dan hewan ternak. Sekitar 70 juta orang dikabarkan pernah terjangkit penyakit African trypanosomiasis, yang disebabkan penularannya oleh lalat tsetse.

Cara penanggulangan lalat tsetse adalah dengan jenis pestisida, membuat perangkap lalat tsetse, serta pembantaian binatang liar yang bisa memancing lalat tsetse untuk mendekati hewan ternak atau manusia.

Nyamuk

Hewan yang satu ini jelas merupakan hama musuh manusia, karena bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti malaria, chikungunya, zika dan demam berdarah.

Yang berbahaya dari nyamuk bukanlah sedotan darahnya, karena darah yang disedot tidak begitu banyak, namun tetesan air liurnya yang bisa membawa virus.

Cara pencegahannya adalah dengan menutup lubang agar jangan tergenang air, sering menguras air karena air merupakan tempat nyamuk bertelur, menggunakan lotion anti nyamuk dan menyemprot ruangan dengan pembasmi nyamuk.

Tikus rumah

Binatang yang satu ini jelas merugikan manusia, karena sering memakan makanan, menggerogoti perabotan dan membawa penyakit pes melalui kotorannya jika populasinya tidak dikendalikan.

Cara penanggulangannya adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan, juga membuat jebakan-jebakan tikus.

Itu tadi 5 hama paling berbahaya di dunia dan cara untuk mengatasinya.

Baca Juga : 10 Fakta unik dan menarik tentang Hawaii

Loading...

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *