7 Letusan Gunung Merapi Paling Besar di Dunia

Letusan Gunung Merapi Paling Besar di Dunia – Salah satu faktor penting dalam keseimbangan alam adalah gunung.

Namun gunung juga bisa berubah menjadi bencana alam yang mengerikan dan dapat meninmbulkan kerusakan di sekitarnya.

Indonesia sendiri memiliki banyak gunung api yang masih aktif maupun yang tidak aktif.

Menurut catatan livescience.com mengungkap 3 dari 7 ledakan gunung berapi paling besar terjadi di Indonesia.

Lalu gunung apa saja yang termasuk dalam letusan gunung berapi terbesar di dunia? Berikut 7 gunung dengan letusan paling berbahaya di dunia sepanjang sejarah.

Gunung Toba

Letusan gunung toba merupakan salah satu letusan yang paling besar di dunia.

Hal ini disebabkan gunung toba memiliki kantong magma yang begitu besar.

Letusan ini terjadi sekitar 73 ribu tahun yang lalu dan hampir memusnahkan seluruh makhluk hidup di bumi. Bukan hanya itu saja, letusan yang terjadi pada gunung toba ini juga memicu terjadinya

tsunami dengan gelombang besar dan mengeluarkan abu vulkanik yang menyebar ke seluruh atmosfer bumi.

Baca Juga : Kereta Cepat Paling Canggih Sepanjang Sejarah Dunia

Abu vulkanik yang dikeluarkan gunung toba pada saat itu menyebabkan kegelapan selama 6 tahun dan juga menyebabkan suhu beku sedikitnya 1.000 tahun, bahkan juga diikuti dengan cuaca dingin ribuan tahun.

Letusan gunung toba dijuluki sebagai letusan “Mega-Kolosal” dan letusan gunung berapi terbesar selama 25 juta tahun terakhir.

Creek Lava

Gunung ini meletus pada 640 ribu tahun yang lalu.

Dalam letusannya, memuntahkan sekitar 240 kilometer debu dan batu ke langit. Saat ini gunung tersebut bernama Creek Lava dan merupakan gunung berapi Amerika Serikat.

Meski kini Creek Lava telah luluh lantak, namun ternyata gunung berapi ini masih berstatus aktif.

Gunung Tambora

Selain gunung Toba, Indonesia juga memiliki gunung berapi yang letusannya tercatat sebagai letusan gunung berapi terbesar di dunia.

Gunung Tambora meletus pada tahun 1815. Letusan gunung Tambora mengeluarkan sulful ke stratosfer yang menyebabkan penyimpangan iklim secara global.

Bahkan letusan gunung Tambora juga menyebabkan terjadinya serangkaian gempa dan tsunami beberapa tahun setelahnya.

Korban jiwa yang ditimbuklan akibat letusan gunung Tambora ini diperkirakan sekitar 10 ribu orang.

Sedangkan menurut Petroeschevsky (1949), diperkirakan sekitar 44 ribu dan 48 ribu orang terbunuh di Lombok dan Sumbawa.

Gunung Thera

Gunung yang terletak di Yunani ini meletus sekitar 3600 tahun yang lalu.

Bahkan begitu dahsyatnya letusan yang dihasilkan, gunung tersebut kini sudah tak berbekas.

Letusan gunung Thera menyebabkan hancurnya pulau Thera, termasuk peradaban Akrotiri dan Minoa serta komunitas dan wilayah agricultural yang berada di sekitar pulau dan pantai Kreta.

Gunung Pinatubo

Letusan gunung Pinatubo merupakan ledakan terbesar yang terjadi sepanjang abad 20.

Meskipun merupakan letusan gunung yang terbesar, tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini.

Baca Juga : Misteri Kerajaan yang Terkubur Letusan Gunung Api Tambora

Hal ini dikarenakan kesigapan pemerinath setempat sehingga ribuan nyawa berhasil diselamatkan.

Gunung Krakatau

Gunung Krakatau merupakan gunung yang berada di Indonesia yang meletus pada tahun 1883.

Letusan gunung Krakatau menyebabkan 36 ribu orang meninggal dunia.

Selain itu, akibat dari letusan gunung ini juga menyebabkan sinar matahari tertutupi selama hampir satu tahun.

Bahkan suara letusannya terdengar hingga 4.600 km dari pusat letusan.

Gunung Huaynaputina

Letusan gunung Huaynaputina terjadi di negara Peru dan termasuk dalam salah satu letusan gunung berapi.

Letusan gunung ini juga menyebabkan perubahan iklim di beberapa negara.

Letusan gunung yang terjadi pada tahun 1600 ini juga merupakan letusan terbesar di Amerika Serikat.

Baca Juga : Gedung Paling Keren dan Unik yang Pernah Dibuat Manusia

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *