Hal-hal Yang Jarang Diketahui Dibalik Satelit Bumi (Bulan)

Fakta Unik tentang Bulan – Bumi merupakan planet yang hanya memiliki satu satelit.

Satelit bumi atau yang sering dikenal dengan sebutan bulan memang memiliki cahaya yang redup dengan bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan fase-fase bulan.

Bulan biasa dikenal sebagai benda langit yang mengeluarkan cahaya. Namun tahukah anda hal-hal yang jarang diketahui dibalik satelit bumi ini?

Berikut ulasan mengenai hal-hal yang jarang diketahui dibalik satelit bumi (bulan) versi wowaneh.com :

Bulan Tidak Menghasilkan Cahaya Sendiri

Jika banyak yang mengira jika bulan merupakan benda angkasa yang menghasilkan cahaya sendiri itu merupakan hal yang salah.

Baca Juga : Kipas Angin Dengan Bentuk Unik dan Aneh Yang Tak Terbayangkan

Karena hal yang sebenarnya bulan tidak menghasilkan cahaya sendiri dan bulan hanya mendapatkan cahaya yang berasal dari pantulan cahaya matahari.

Karena merupakan cahaya pantulan maka bulan menghasilkan cahaya yang redup.

Bintang-bintang yang ada dilangit saat malam sebenarnya merupakan benda langit yang mampu menghasilkan cahaya sendiri.

Namun cahaya yang dihasilkan sangat lemah karena jarak bumi dan bintang yang sangat jauh menjadikan bintang terlihat memiliki cahaya yang lemah.

Penuh Kawah

Jika dilihat dari kejauhan bulan seperti terlihat bulat halus dan tidak ada cekungan ataupun benjolan.

Namun hal yang sebenarnya adalah bulan memiliki banyak kawah-kawah di permukaannya. Kawah-kawah ini terbentuk karena adanya benda-benda luar angkasa yang jatuh langsung ke bulan.

Bulan yang tidak memiliki atmosfer untuk melakukan filter terhadap benda-benda angkasa.

Sehingga menjadikan benda-benda luar angkasa yang ukurannya besar langsung menjatuhi permukaan bulan.

Bekas dari benda-benda angkasa inilah yang menjadikan bentuknya seperti kawah. Ukuran kawah dibulan juga sangat besar-besar yaitu mencapai 100 km.

Bulan Memiliki Fase Sendiri

Seperti yang kita tahu bahwa bulan memiliki bentuk yang berbeda-beda setiap beberapa hari. Hal ini karena bulan memiliki fase sendiri dalam mengelilingi bumi.

Bulan mengelilingi bumi dalam waktu satu bulan. Dan selama satu bulan pula bulan akan mengalami fase-fasenya yaitu fase bulan baru sampai fase bulan purnama.

Fase-fase inilah yang menjadikan kita sering menjumpai bentuk bulan dengan nama bulan sabit, bulan purnama dan bulan setengah.

Berbentuk Lonjong

Bulan memiliki bentuk yang tidak sepenuhnnya bulat seperti yang kita lihat, namun sebenarnya bulan memiliki bentuk yang sedikit lonjong.

Bentuk lonjong ini juga mempengaruhi ukuran bulan. Ukuran bulan ternyata besar dibanding yang kita lihat dengan mata telanjang.

Banyak peneliti yang mengatakan jika jarak matahari adalah 395 kali jarak bulan ke bumi dan diameter matahari adalah 395 bulan. Jadi ukuran bulan satu per 395 matahari.

Meskipun ukurannya 1 : 395 namun saat terjadi gerhana bulan total ternyata bulan dapat menutupi matahari.

Kandungan Kerak Bulan

Sama halnya dengan bumi, bulan juga memiliki kerak yang disebut dengan kerak bulan. Kerak bulan memiliki kandungan alumunium yang sangat tinggi.

Tidak hanya alumunium, kerak bulan juga memiliki kandungan kalsium yang berkonsentrasi tinggi. Alumunium dan kalsium adalah kandungan yang tidak mudah menguap.

Jika bulan mengalami pendinginan maka yang muncul pertama kali adalah alumunium dan kalsium.

Kandungan inilah yang lama-kelamaan akan menjadikan kerak bulan menjadi tebal. Kerak bulan sangatlah kuat seperti titanium sedangakan bagian dalam bulan makin lama makin lembut.

Kerak bulan yang sangat keras inilah yang akan melindungi bagian dalam bulan dari serangan benda-benda keras dari luar angkasa.

Demikian ulasan sederhana dari kami mengenai hal-hal dibalik satelit bumi.

Semoga dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda. Mohon maaf jika ada kesalahan dan terimakasih sudah berkunjung.

Baca Juga : Bentuk Kaca Spion Paling Unik dan Aneh Yang Pernah DI Buat Di DUnia

Loading...

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *