Kenapa Pink Identik Dengan Perempuan? Apa Saja Sih Hal-hal Dibalik Warna Pink?

Fakta Unik di Balik Warna Pink – Pink ialah warna yang sering dianggap sebagai simbol perempuan, yang identik dengan sisi feminim wanita dan penuh dengan rasa kelembutan.

Meskipun tidak semua wanita cenderung menyukai warna pink, tapi hampir semua orang menganggap pink adalah jiwa perempuan.

Warna pink yang cenderung soft dan elegant terlihat begitu indah saat dikenakan wanita, sehingga banyak orang beranggapan warna pink sangat cocok dengan perempuan. Juga akan terasa aneh jika seorang wanita tidak menyukai warna pink.

Begitupun sebaliknya, akan banyak yang menertawakan jika seorang lelaki mengenakan pakaian ataupun barang-barang lainnya yang berawarna pink.

Baca Juga : Pulau Buatan Paling Indah di Dunia

Hal ini dianggap seorang laki-laki menyalahi kodrat-Nya jika mengenakan pakaian bewarna pink, karena tidak sesuai dengan jiwa lelaki yang kuat, tegas dan maskulin.

Sebelum kita menganggap warna pink tidak cocok untuk dikenakan oleh laki-laki, ada baiknya kita mengetahui hal-hal yang ada dibalik warna pink itu sendiri.

Berikut ini hal-hal dibalik warna pink versi wowaneh.com :

Warna Laki-Laki Diawal Kemunculannya

Pada awal kemunculannya warna pink ialah warna simbolis dari laki-laki.

Menurut Teori Leon Battista Alberti dalam Teori Warna nya, Leon mengatakan bahwa pink sebenarnya adalah warna yang tegas, kuat dan keras sehingga identik dengan jiwa laki-laki.

Dan sangat tidak cocok dikenakan wanita karena wanita identik dengan sisi lembut, tenang dan feminim. Sehingga terlihat berbanding terbalik jika dikenakan oleh perempuan.

Warna Maskulin

Warna pink awalnya sebenarnya ialah warna maskulin, bukan warna yang terkesan lembut saperti saat ini. Berdasarkan hal-hal yang dikemukakan oleh Professor Jo B.Paoleti warna pink pada umumnya

dikenakan pada anak-anak pria di Eropa pada abad ke-18.

Bukan hanya warna pink saja, melainkan warna ungu, putih, biru dan warna-warna cerah lainnya juga dikenakan pada anak-anak lelaki pada abad ke-18.

Sehingga tidak heran jika pada abad ke-18 lelaki lebih banyak mengenakan warna-warna cerah dibanding warna-warna gelap seperti hitam, coklat, hijau dan warna-warna gealpa lainnya.

Pembeda Jenis Kelamin

Dari kita mungkin juga menggunakan warna pink sebagai pembeda jenis kelamin antara wanita dan pria.

Saat ini wanita diberikan warna pink sebagai identitasnya dan pria diberikan warna hitam sebagai identitasnya.

Namun sebenarnya pada awal perkembangannya, bayi laki-laki yang baru lahir diberikan warna pink sebagai identitasnya, dan bayi perempuan diberikan warna biru sebagai identitasnya.

Meskipun warna pink sama-sama digunakan sebagai pembeda jenis kelamin namun penerapan warnanya yang berbeda dari awal perkembangannya.

Cocok Untuk Berambut Coklat Dan Bermata Coklat

Warna pink sebenarnya juga diberikan untuk mereka yang memiliki rambut coklat dan bermata coklat karena dianggap sangat cocok jika dipadu padankan.

Dan mereka yang memiliki rambut pirang dan bermata biru dianggap serasi jika mengenakan pakaian yang berwarna biru.

Karena pada awal kemunculan warna pink yang memiliki rambut coklat dan mata coklat adalah laki-laki maka warna pink juga menjadi identik untuk anak laki-laki.

Dan kebanyakan mereka yang memiliki mata biru dan rambut pirang adalah perempuan sehingga biru identik dengan anak perempuan.

Dari ulasan diatas mengenai hal-hal dibalik warna pink, semoga kita tidak selalu menganggap warna pink ialah milik anak perempuan dan anak laki-laki tidak diperkenankan mengenakannya atau bahkan beranggapan anak laki-laki menyalahi kodrat-Nya.

Semoga ulasan kami diatas dapat memberikan manfaat dan mohon maaf jika ada kesalahan dari ulasan kami.

Baca Juga : Sepatu Boot Paling Besar Di Dunia

Loading...

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *