Misteri Kerajaan yang Terkubur Letusan Gunung Api Tambora

Misteri Kerajaan yang Terkubur Letusan Gunung Api Tambora – Indonesia memang dikenal sebagai negara dengan jumlah gunung berapi aktif terbanyak di dunia, dan salah satu di antara gunung berapi tersebut yaitu Gunung Tambora.

Gunung Tambora sendiri terletak di pulau Sumbawa, tepatnya melebar di dua kabupaten, yakni Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

Gunung yang berjenis stratovulcano ini memiliki tinggi yang mencapai 2.850 m di atas permukaan laut, atau kurang lebih 9.350 kaki.

Dengan ketinggian tersebut, tidak ayal jika gunung api Tambora juga menjadi sangat mengerikan ketika terjadi letusan.

Letusan gunung Tambora terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah terjadi pada tahun 1815 silam.

Baca Juga : Gedung Paling Keren dan Unik yang Pernah Dibuat Manusia

Sejak awal bulan April tahun tersebut, gunung Tambora memang sudah sering menunjukan gejala kalau akan terjadi letusan, seperti batuk-batuk kecil hingga peningkatan suhu di permukaannya.

Namun, puncak dari letusan gunung berapi tersebut justru terjadi pada tanggal 11 dan 12 April tahun 1815. Gempa dahsyat mengguncang bumi Sumbawa saat itu, bahkan bunyi dari letusannya t

etap bisa terdengar hingga jarak 2.000 km dari letak gunung Tambora itu sendiri.

Letusan gunung Tambora saat itu bukan hanya menewaskan puluhan ribu penduduk dan melenyapkan kampung-kampung yang ada di sekitarnya, tetapi juga menjadi bencana bagi penduduk dunia karena debu dan awan hitam tebal yang ditimbulkan dari letusan gunung api tersebut juga ikut membungkus negara-negara di Eropa dan Amerika selama berbulan-bulan.

Bahkan, di tahun itu tidak ada musim panas di negara 4 musim dan turun salju di Australia dan Afrika Selatan yang notabene tidak pernah ada salju.

Letusan gunung Tambora pada tahun 1815 itu juga telah mengubur kerajaan yang ada di sekitarnya.

Para ahli mengatakan bahwa ada tiga kerajaan besar yang terkubur akibat letusan dahsyat tersebut, yaitu Kerajaan Tambora, Sanggar, dan Pekat.

Sisa-sisa dari kerajaan-kerajaan itu telah terkubur sedalam tiga meter di bawah tanah, dan diawetkan oleh waktu selama lebih dari 2 abad lamanya.

Namun, meskipun telah berusaha keras mencarinya, bukti dari peninggalan kerajaan-kerajaan tersebut yang berhasil ditemukan oleh para arkeolog masih sangat sedikit sehingga mereka belum dapat mengidentifikasi di mana lokasi yang tepat ketiga kerajaan besar yang terkubur oleh letusan gunung Tambora itu berada.

Akan tetapi, sebagian besar dari arkeolog tersebut juga percaya bahwa letak kerajaan Tambora dan Pekat ada di sekitar perkebun kopi di daerah Sumbawa karena di situ merupakan pusat dari kabupaten Sumbawa. Sedangkan untuk letak dari Kerajaan Sanggar masih menjadi misteri hingga saat ini.

Bukti adanya kerajaan yang telah terkubur di bawah sisa-sisa letusan gunung Tambora sendiri yaitu, antara lain rumah adat masyarakat yang mirip dengan rumah adat suku Bima.

Tak hanya itu saja, para arkeolog juga menemukan benda-benda kuno lain seperti perhiasan, keris, pecahan-pecahan keramik, tali kuda, dan alat tenun tradisional.

Sampai saat ini, para arkeolog masih berusaha untuk bisa menemukan bukti lebih banyak mengenai tiga kerjaan besar yang telah terkubur oleh letusan gunung Tambora.

Itulah beberapa informasi mengenai misteri kerajaan-kerajaan yang telah terkubur selama berabad-abad lamanya oleh letusan gunung Tambora.

Hingga saat ini, letusan gunung Tambora masih menjadi salah satu bencana alam paling mengerikan manusia, bahkan di tahun 1815 itu manusia di belahan dunia yang lain sudah mengira bahwa bumi dalam keadaan kiamat.

Baca Juga : Kereta Cepat Paling Canggih Sepanjang Sejarah Dunia

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *