Sejarah Dan Asal Usul Adanya Km 0 Di Bandung

Sejarah Dan Asal Usul Km 0 Di Bandung – Setiap kota atau setiap tempat di dunia ini pasti mempunyai sejarah masing-masing.

Dimana sejarah tersebut dikenang sampai sekarang dan dijadikan sebuah tugu atau monument.

Di Ibukota Jawa Barat, yakni Kota Bandung terdapat sebuah tugu atau monument yang dikenal dengan nama tugu 0 Km.

Letaknya di pusat kota yakni tepat di Jalan Asia Afrika  dan di depan Hotel Savoy Homann Bidakara (Hotel yang digunakan oleh para peserta Konferensi Asia Afrika).

Baca Juga : Kisah Paling Mengerikan dan Mistis Dibalik Bangunan Kuno

Monumen 0 km Kota Bandung tingginya kurang lebih 1 meter. Keberadaan monument itu menyimpan banyak sejarah perkembangan kota Bandung.

Monument itu juga dianggap sebagai titik sentral pembangunan Kota Bandung yang bisa dinikmati hingga saat ini.

Sebagai sebuah monument yang serat sejarah, 0 KM tentu tidak langsung ada. Namun ada sejarah dan asal usul menarik di balik penamaan monument itu.

Sejarah adanya Km 0 di Kota Bandung tidak bisa terlepaskan dari mega proyek Anyer-Panarukan yang digagas oleh Pemerintah Kolonial Belanda yang saat itu Gubernurnya bernama Gubernur Jenderal Daendels.

Sekitar tahun 1810 Pejabat Gubernur dari Belanda yakni Jenderal Daendels bersama Bupati Wiranatakusumah II pergi ke sebuah lokasi hutan yang rencananya akan dilewati jalur pembangunan Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan.

Lokasi hutan tersebut cukup baik dan strategis, sehingga sangat cocok sebagai pusat pemerintahan.

Letaknya di sebelah barat Sungai Cikapundung dan sebelah selatan Jalan Raya Pos Anyer Panarukan yang sedang dibangun saat itu.

Karena tertarik dengan tempat tersebut, Daendels kemudian mengambil sebuah tongkat dan menancapkannya ke salah satu bagian tanah disana.

Saat menancapkan tongkat tersebut, Daendels berpesan dalam bahasa Belanda yang artinya “Usahakan saat aku datang lagi ke sini, sebuah kota sudah dibangun!”.

Tidak beberapa lama kemudian, Bupati Wiranatakusumah II mendapat sebuah SK (Surat Keputusan) dari pemerintahan Kolonial Belanda.

SK tersebut isinya adalah tentang pemindahan Kota Kabupaten ke tempat dimana Daendels dulu pernah menancapkan tongkatnya.

Tanggal surat SK tersebut, yakni tanggal 25 September 1810 dijadikan sebagai patokan hari berdirinya Kota Bandung.

Sedangkan tempat dimana Gubernur Daendels pernah menancapkan tongkatnya kini dibangun sebuah monumen atau tugu yang bernama “Kilometer Nol”.

Secara resmi, monument “Kilometer Nol” diresmikan oleh gubernur Jawa Barat pada tahun 2004. Sampai sekarang Monument Kilometer Nol, dijadikan titik KM 0 di Kota Bandung.

Baca Juga : Kopi Berikut Paling Mahal Di Dunia…

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *