3 Suku primitif di dunia yang masih ada sampai hari ini

Suku paling primitif di dunia – Setiap manusia terbentuk karena berbagai macam hal.

Apa yang ada hari ini merupakan sebuah proses panjang yang tidak bisa dilalui hanya dalam hitungan hari saja.

Setiap manusa dengan kelompoknya pasti memiliki sejarah, budaya dan proses yang panjang untuk bisa mencapai satu titik. Anda pernah SMA?

Pasti pernah membentuk kelompok kecil, entah kelompok belajar, entah kelompok bermain atau geng kecil-kecilan?

Pastinya setiap anggota di dalam kelompok mengalami permasalahan, atau kegiatan yang sama dan sering dilalui setiap hari.

Musuh atau teman yang sama, itulah yang membentuk kelompok itu menjadi kelompok yang solid.

Begitu juga dengan manusia dan kebudayaannya. Kalau kita melihat budaya Indonesia, yang multi rasial, berPancasila dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa serta negera, hadir karena kita sama-sama berasal dari nenek moyang yang sama.

Yang pernah menguasai nusantara dengan kerajaan-kerajaan besar seperti Sriwijaya dan Majapahit, lalu harus mengalami pahitnya dijajah oleh bangsa lain seperti Belanda dan Jepang, untuk waktu yang cukup lama.

Namun itulah yang membentuk Indonesia jadi seperti sekarang.

Indonesia yang kokoh, meskipun banyak krisis, bencana dan pertikaian muncul. Nah, begitu juga dengan kebudayaan lain.

Setiap budaya pasti terbentuk dari budaya primitif yang terbentuk, karena pola kebiasaan dan kerasnya tantangan hidup.

Pasti kalau mendengar kata primitif, kita teringat dengan film-film dengan suku primitif seperti God Must Be Crazy, Apocalypto, orang-orang yang tidak update dengan perkembangan jaman, jauh dari teknologi dan sangat kuno.

Suku-suku ini hidup dengan budaya kuno, masih memakai baju sederhana (bahkan hampir tidak memakai baju), tidak mengerti teknologi karena tidak berpendidikan, masih mengandalkan sektor pertanian bahkan masih berburu untuk mencukupi kebutuhan pangan, sistem kepemimpinan masih sederhana, dengan seorang kepala suku, yang akan turun temurun menjadi kepala suku, lalu rumah-rumahnya masih kuno, sederhana bahkan sangat super sederhana, seperti rumah pohon, lalu tata cara ritual keadatan dan keagamaan yang aneh dan absurd.

Suku-suku seperti itu kebanyakan sudah punah, meskipun para keturunan dari suku-suku primitif masih ada, namun sudah beradab.

Masih adakah suku primitif di bumi? Berikut 3 suku  primitif di dunia yang masih ada sampai hari ini.

Suku Peruvian

Suku Peruvian berasal dari Peru. Suku ini ditemukan oleh para turis yang sedang melintas di wilayah hutan di Peru.

Suku ini masih primitif, tidak mengerti bahasa Spanyol atau Inggris.

Baca Juga : Fenomena Segitiga Bermuda dan Benda-benda Yang Hilang

Beberapa antropolog sudah berusaha mencari keberadaan suku Peruvian, tetapi akhirnya para turis yang berhasil menemukan mereka.

Suku Baduy

Suku Baduy berasal dari Banten, Indonesia.

Suku ini masih menganut beberapa prinsip yang lama, seperti hidup dengan solidaritas tinggi, dan tahukah kamu, bahwa suku Badui tidak turut serta ke dalam pembangunan kota dan desa yang mulai digalakan pemerintah Indonesia.

Suku Baduy kuno bahkan tidak memakai listrik, dan mereka sangat kuat berjalan jauh, sampai puluhan kilometer tiap harinya, hanya untuk mencari kayu.

Suku Sentinel

Suku Sentinel ada di Pulau Utara Sentinel, tepatnya berletak di antara Thailand dan India.

Suku yang mendiami pulau ini diperkirakan sekarang jumlahnya 250 orang.

Setiap kali ada pengunjung yang datang, suku Sentinel akan merasa terancam dan akan melempari pengunjung dengan hujan panah.

Tidak tanggung-tanggung ya sambutannya. Suku ini cukup galak. Setiap kali ada yang datang, menawarkan perdamaian, selalu ditolak dengan cara yang aneh.

Diberi kelapa, bukannya ditanam tapi dimakan habis. Diberi babi, tidak dimakan tapi malah dihajar dengan panah dan dikubur.

Cukup sulit untuk mengeskplorasi kebudayaan suku Sentinel, karena banyak yang terbunuh. Namun suku ini cukup bisa survive ketika terjadi Tsunami di Sri Lanka 2004 silam.

Itu tadi 3 suku  primitif di dunia yang masih ada sampai hari ini.

Baca Juga : Penjara paling Mewah Di Dunia

Loading...

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *